Diserbu Pendatang yang Minta Bantuan, Wali Kota: Saya Mendahulukan Warga Asli Surabaya

SURABAYA | SAMUDRA FAKTA – Kota Surabaya telah menjadi tempat primadona untuk mengadu nasib warga dari luar daerah—terutama daerah di Jawa Timur. Tak sedikit di antara mereka yang datang hanya sekadar mencari kerja. Ada juga yang sampai pindah Kartu Keluarga (KK) Surabaya, hanya karena ingin mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bahwa semakin banyak warga pendatang dari luar daerah yang ingin pindah KK Surabaya. Tak sedikit di antaranya pindah KK Surabaya karena ingin minta bantuan atau sekolah gratis.

Kalau saya harus memberikan pengobatan gratis, memberikan sekolah gratis untuk orang yang masuk KTP Surabaya belum setahun, bagaimana nasib warga Surabaya yang puluhan tahun lahir di sini, hidup di sini, menderita? Masa saya harus mendahulukan orang lain dulu, kata Wali Kota Eri Cahyadi, dikutip Rabu, 26 Juli 2023.

Karena itu, Wali Kota Eri menyatakan bahwa Pemkot Surabaya memiliki skala prioritas dalam memberikan intervensi bantuan kepada warganya. Intervensi itu akan diprioritaskan dahulu bagi warga asli atau yang sudah lama menjadi penduduk Surabaya.

Surabaya ini primadona. Tetapi saya akan mempertahankan Surabaya agar tidak semuanya pindah Surabaya untuk mendapatkan fasilitas dari Pemkot Surabaya. Apapun yang diberitakan, silahkan, tapi saya berdiri untuk orang Surabaya.Saya berdiri untuk membahagiakan orang Surabaya dulu, baru orang yang luar Surabaya, tegasnya.

Bacaan Lainnya

Cyntya Afrianti (17), merupakan satu di antara potret warga dari luar daerah yang baru menjadi penduduk Kota Surabaya. Remaja kelahiran tahun 2006 ini awalnya diajak orang tuanya untuk mencari kehidupan lebih baik dengan tinggal indekos di Kota Pahlawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *