JAKARTA | SAMUDRA FAKTA – Keikutsertaan tim nasional (timnas) Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia mendapatkan penolakan keras dari berbagai unsur masyarakat. Sejumlah kepala daerah, organisasi masyarakat, hingga organisasi keagamaan menyatakan menolak kedatangan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar di enam provinsi, meliputi DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Penolakan mereka merujuk pada berbagai alasan, yang utamanya bersumber dari pendudukan Israel di Palestina dan komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan setiap bangsa sebagaimana diatur konstitusi. Berikut daftar tokoh dan institusi yang terang-terangan menolak kedatangan Timnas Israel U-20 ke Indonesia:
1. PDIP
Ketua DPP PDIP bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Hamka Haq menyebut wajar publik menolak kedatangan Timnas Israel ke Indonesia. Ia menyebut, penolakan itu tidak melanggar konstitusi dan sama dengan sikap Presiden pertama RI, Sukarno, yang tidak mengakui Israel.
“Ya, penolakan terhadap Israel itu berdasarkan prinsip Bung Karno, bahwa Bung Karno tidak akan mengakui negara Israel sebelum memerdekakan Palestina. Sampai sekarang prinsip itu dipegang oleh negara kita, termasuk oleh masyarakat luas,” kata Hamka di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Maret 2023.
“Tentu penolakan itu berdasarkan sejarah kita sendiri. Artinya, tidak melanggar konstitusi kita, tidak melanggar prinsip, meski sebenarnya selama ini sudah ada jalinan-jalinan hubungan informal dengan Israel,” kata dia.





