Kawasan Bromo bukanlah satu-satunya ‘bukit Teletubbies’ di Jawa Timur. Ada juga di Bondowoso. Namanya Kawah Wurung.
Kawah Wurung merupakan kawasan perbukitan dengan hamparan padang rumput (savana) dan cekungan yang berbentuk seperti kawah gunung yang ‘setengah jadi’. Barangkali karena bentuk inilah objek tersebut dinamakan Kawah Wurung. “Wurung”, dalam bahasa Jawa berarti suspend alias tertunda. Objek wisata ini terletak di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Kawah Wurung juga dikenal dengan sebutan Bukit Cincin. Ada pula yang menyamakannya dengan bukit Teletubbies, karena bentang alamnya yang berbukit dan tertutupi oleh rerumputan yang hijau—sama seperti lanskap kawasan Bromo yang terkenal itu.
Saking indahnya Kawah Wurung, objek ini juga mendapatkan julukan sebagai “Zamrud Bondowoso”. Objek wisata seluas sekitar 100 hektare ini dikelola oleh Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bondowoso.
Untuk menuju ke Kawah Wurung bisa ditempuh melalui dua akses, melalui jalur Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Jalur Bondowoso dapat ditempuh dengan rute ke Kawah Ijen hingga ke Desa Sempol, yang memerlukan waktu tempuh sekitar 2–3 jam.
Sementara dari jalur Banyuwangi, untuk menuju ke Kawah Wurung juga sama dengan dari Bodowoso, yaitu menuju ke Kawah Ijen dengan jarak sekitar 40 kilometer. Setelah sampai di pos pendakian Kawah Ijen, perjalanan bisa dilanjutkan ke arah jalur Bondowoso.
Jika Anda memilih jalur perjalanan via Banyuwangi, Anda akan melewati air terjun Kali Pahit. Air terjun ini memiliki warna kehijauan akibat tingginya kandungan sulfur yang berasal dari rembesan danau Kawah Ijen.





