Pernah dengar candaan “uang saya belum dipotong”? Saat ini, guyonan itu bisa direalisasikan, lho. Bank Indonesia atau BI saat ini menyediakan uang rupiah khusus (URK) dalam bentuk uang bersambung atau uncut banknotes. Uang uncut ini merupakan uang yang diedarkan bukan dalam bentuk gepokan, melainkan lembar cetakan uang yang belum digunting.
BI Sendiri menyiapkan uang tunai Rp195 triliun untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran 2023. Selama momen tersebut, BI menyediakan mobil kas keliling di 5.066 titik untuk melayani penukaran uang pecahan kecil.
BI menyediakan penukaran pecahan uang kecil edisi tahun 2022 dengan nominal Rp1.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000. Setiap penukaran hanya disediakan dalam bentuk gepokan atau 100 lembar setiap nominal.
Selain dalam jumlah gepokan, BI juga menyediakan URK dalam bentuk uang bersambung atau Uncut Banknotes. Berdasarkan situs resmi Bank Indonesia, penerbitan uang belum digunting ini sesuai dengan UU Nomor 7/2011 tentang mata uang serta upaya dalam mengembangkan kegiatan numismatika di Indonesia.
Nominal uang bersambung atau uncut yang diterbitkan dalam dua lembar dan empat lembar untuk pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 tahun emisi (TE) 2016.

Uang yang belum dipotong ini bisa dibeli melalui loket kas kantor BI setiap hari Senin pukul 08.30-11.30 WIB. Untuk jadwal layanan kas penjualan URK TE 2016 dapat menghubungi Kantor Perwakilan Wilayah BI terdekat.





