19 Kampung di Surabaya Raih Predikat Kampung Ramah Perempuan dan Anak

SURABAYA–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan penghargaan kepada 19 kampung yang berhasil menangani masalah perempuan dan anak secara responsif. Penghargaan itu bernama Awarding KAS-RPA.

Ada tujuh kategori penghargaan yang diberikan kepada kampung pemenang Awarding KAS-RPA, yaitu Kampung Belajar, Kampung Sehat, Kampung Asuh, Kampung Aman, Kampung Produktif, Roadshow dan Best of The Best.

Program ini digerakkan Pemkot Surabaya bersama UNICEF dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, yang ditandai dengan penandatanganan Rencana Kerja Tahunan (RKT) tentang Pemenuhan Konvensi Hak Anak untuk Program Child Friendly Cities Initiative atau CFCI. Program ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan anak di Kota Surabaya.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan langsung penghargaan tersebut kepada para pemenang. Eri mengatakan, dengan adanya kampung-kampung ini, Surabaya diharapkan bisa menjadi kota yang memiliki rasa gotong royong tinggi.

“Dengan adanya kampung ramah perempuan dan anak ini, maka kita akan memiliki calon-calon pemimpin yang mempunyai rasa cinta dan kasih di masa akan datang. Kalau anak sudah dididik sejak awal dan diberi kesempatan bicara dan mengeluarkan ekspresinya, maka akan tumbuh menjadi luar biasa,” kata Eri, dikutip Selasa (28/11).

Bacaan Lainnya

Walikota yang akrab disapa Cak Eri itu ingin KAS-RPA tidak hanya selesai sampai di sini. Dia berpesan kepada seluruh jajaran di Pemkot dan warga Kota Surabaya agar kegiatan ini digerakkan secara berkelanjutan, demi mewujudkan generasi emas di tahun 2045.

Dia juga menginginkan Surabaya benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak.

“Saya berharap ini (KAS-RPA) terus menggelora, sehingga di kampung-kampung lainnya akan muncul hal yang sama. Karena saya selalu mengatakan, apalah artinya kita memiliki harta dan jabatan yang tinggi, tetapi keluarga dan anak kita hancur tidak memiliki masa depan,” ujarnya.

Rasa gotong royong dan antusiasme warga dan semua elemen yang terlibat dalam kegiatan KAS-RPA tahun ini, menurut Eri, sangat luar biasa. Dia turut bangga terhadap anak-anak Kota Surabaya yang saat ini dia nilai berani menyuarakan hak-haknya di Kota Surabaya.

Untuk diketahui, kampung yang mendapatkan penghargaan Awarding KAS-RPA kategori Best of The Best adalah RW 5 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes. Sedangkan untuk Kategori Kampung Belajar, juara pertamanya diraih RW 6 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Juara dua diraih oleh RW 3 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto; sedangkan juara tiga RW 1 Kelurahan Gebang Putih, Kecamatan Sukolilo.

Di kategori Kampung Sehat, juara satunya diraih oleh RW 1 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto; kedua diraih RW 2 Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri; dan ketiganya diraih oleh RW 6 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.

Sementara itu, juara satu kategori Kampung Asuh disabet oleh RW 5 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes; juara keduanya diraih oleh RW 3 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto; dan yang ketiga diraih RW 8 Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto.

Pada kategori Kampung Aman, juara satunya diraih RW 5 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes. RW 6 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir menduduki posisi kedua; dan diurutan ketiga ada RW 3 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto.

Sementara itu, untuk kategori Kampung Kreatif-Produktif, juara pertamanya diraih oleh RW 5 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes. Juara dua diraih RW 6 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, dan yang ketiga diraih oleh RW 2 Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri.

Yang terakhir adalah pemenang kategori Roadshow. Di urutan pertama diraih RW 3 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto; kedua diraih oleh RW 5 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes; dan ketiga RW 6 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.

Masing-masing pemenang tak hanya mendapatkan trofi. Pemkot Surabaya turut memberikan reward bagi kampung-kampung tersebut. Bagi kampung kategori Best of The Best mendapatkan Rp15 juta, juara pertama di setiap kategori mendapatkan Rp5 juta, juara kedua mendapatkan Rp3 juta, dan juara tiga mendapatkan Rp1,75 juta.

Pemenang kategori Roadshow turut mendapatkan reward. Juara pertamanya mendapatkan Rp2 juta, juara dua Rp1,5 juta, dan juara tiga mendapatkan Rp1 juta.

Cak Eri menambahkan, kampung-kampung yang berhasil mendapatkan penghargaan di tahun ini sudah tidak diperbolehkan untuk ikut lomba KAS-RPA selanjutnya. Sebab, kampung yang memenangkan awarding kali ini bakal menjadi mentor bagi kampung-kampung lain di Kota Surabaya.

“Secara otomatis, kalau mereka menjadi mentor, maka kampung tersebut akan mempertahankan yang sudah ada, atau bahkan akan terus meningkatkan kualitasnya, karena mereka menjadi contoh bagi kampung lainnya. Jadi, ini dari warga Surabaya, untuk warga Surabaya,” pungkasnya.

__FOTO: Walikota Surabaya Eri Cahyadi (paling kiri) seusai menyerahkan Awarding KAS-RPA. (Dok. Pemkot Surabaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *